Thursday, 27 October 2011

Group Parsadaan Purba Simalungun membahas Purba, Girsang Rambe


Masrul Purba Dasuha edited a doc.

Grup ini didirikan pada tanggal 7 Oktober 2011 pukul 12:47 dini hari. Media ini bertujuan sebagai forum bersilaturahmi, berdiskusi, berbagi, dan belajar mengenai riwayat marga Purba khususnya dan kesimalungunan pada umumnya. Grup ini hanya terbuka bagi marga Purba Simalungun saja. Mari kita jalin komunikasi antar sesama marga Purba Simalungun di seluruh penjuru dunia demi untuk mempererat jalinan kekeluargaan agar tetap satu di bawah naungan Tolu Sahundulan Lima Saodoran dan senantiasa menjunjung tinggi falsafah Habonaron Do Bona.

Hita na sangkabona on, si sada oppung si sada hasusuran andohar sada paruhuran janah sapanriahan ma hita lahou pabanggalhon diritta, budayatta pakon hutatta ase roh majuni ma hita anjaha sai tongtong toguh janah marjaya i babouni portibi on. Songon podahni oppungta sapari "si sada lungun si sada parmaluan", podah on ma hita padalan ase tarwujud ganupan in. Horas ma hita Purba Simalungun

Salah satu cabang marga Purba ada yang punya motto ayang berbunyi: " Totik Massiathon Diri Marombou Bani Simbuei". Semoga motto ini dapat kita aplikasikan dalam pergaulan kita antar sesama manusia.

Purba secara etimologi bermakna timur, kata ini serumpun dengan kata purwa dalam bahasa Jawa. Kata ini berakar dari bahasa Sanskerta "purva". Pengaruh budaya India yang kental dengan corak Hindu-Buddha melalui bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa pada awal abad Masehi sangat besar peranannya dalam mewarnai kebudayaan nusantara. Pengaruh itu tentunya tidak terelakkan oleh suku Simalungun, akibat dari pengaruh yang berlangsung selama berabad-abad tersebut sehingga ditemukan begitu banyak budaya Simalungun yang bernuansa Hindu.

Purba adalah salah satu marga dari empat marga besar di Simalungun. Marga ini terbagi ke dalam beberapa cabang yaitu Tambak, Sidasuha, Sidadolog, Sidagambir, Sigumonrong, Silangit, Tambun Saribu, Tua, Tanjung, Pakpak, Siboro, Girsang, Tondang, Sihala, Manorsa, dan Raya. Penamaan Purba sebagai marga dari suatu kelompok masyarakat Simalungun dapat dideskripsikan, kelompok penyandang marga ini mendiami wilayah bagian timur atau nenek moyang yang menurunkan marga ini datang dari arah timur Sumatera.

Marga Purba dahulu menguasai lima kerajaan yaitu kerajaan Silou dengan rajanya bermarga Purba Tambak, kerajaan Dolog Silou dengan rajanya juga bermarga Purba Tambak, kerajaan Panei dengan rajanya marga Purba Sidasuha, kerajaan Purba rajanya marga Purba Pakpak, dan kerajaan Silimakuta rajanya bermarga Purba Girsang.
· · · October 24 at 9:14pm


    • Laurensius Purba Ada sebagian Girsang yg menganggap mereka tdk sama dgn Purba n tlg kasi dulu pencerahan saninakku Masrul!!!!
      Tuesday at 2:22pm · · 1 person

    • Rudin Herbert Purba dong homa marga Rambe makkatahon masuk marga Purba do ia gan, naha homa do on, baen ham ma tongon pencerahan ni on homa..!!!
      Tuesday at 7:16pm ·

    • Masrul Purba Dasuha Saninakku laurensius, sudah lelah juga kita membahas mengenai marga Girsang ini, sudah banyak pendapat ttg itu namun yg jadi persoalan yg mana yg benar. Girsang ini ada di 3 suku yaitu Simalungun, Pakpak dan Karo, kedua suku terakhir ini menyebutnya Gersang dan mereka juga mengakui asalnya dari Leku, begitu mereka menyebutnya. Di blog2 sanina Juandaha juga sdh pernah membahasnya dan sdh banyak dipublikasikan di google, ini linknya http://girsangardho.blogspot.com/2009/03/mau-kemana-girsang.html. Pendapat saya ttg Girsang juga tdk jauh berbeda dgn pendapat dlm tulisan itu. Namun ada tambahan sedikit dari saya, dlm buku Adat Karo karangan Darwan Prinst ada diceritakan bahwa marga Purba ini berawal dari Tarigan. Marga Tarigan ini semula tinggal di sebuah gunung yg kini berubah jadi danau Toba, dari sana 3 orang keturunannya pindah ke Tongging, di saat kedatangan mereka di Tongging tengah terjadi peperangan dan pendulikan anak2 gadis. Penghulu Tongging marga Ginting Manik lalu meminta bantuan tiga orang marga Tarigan ini utk melawan musuh mereka tsb. Setelah kejadian itu beberapa generasi kemudian, keturunan 3 marga Tarigan ini diberi nama sesuai dgn kemampuan mereka masing-masing, yaitu Tarigan Pertendong (ahli ramal), Tarigan Pengeltep (ahli menyumpit), dan Tarigan Pernangkih-nangkih (ahli memanjat). Atas jasa Tarigan Pengeltep yang sangat berperan dalam mengusir musuh yang sudah melakuan kekacauan di Tongging. Maka penghulu Ginting Manik itu menikahkan putrinya dengan Tarigan Pengeltep. Lalu diadakan pembagian wilayah antara penghulu Tongging dan Tarigan Pengeltep. Tarigan lalu menyumpitkan sumpitnya dan sampai ke Tungtung Batu. Tarigan Pengeltep lalu pergi ke sana dan itulah sebabnya pendiri kampung (sipattuk huta) di Sidikalang dan sekitarnya adalah marga Tarigan (Gersang). Sedang Tarigan Pertendong dan Tarigan Pernangkih-nangkih tinggal di Tongging dan keturunannya menjadi Tarigan Purba, Sibero, dan Cingkes baik yg di Toba maupun di Simalungun. Beberapa generasi kemudian berangkatlah dua orang marga Tarigan yg dari Tungtung Batu ke Juhar, yg kemudian di Juhar dikenal dengan Tarigan Sibayak dan Tarigan Jambur Lateng. Jadi begitulah kira-kira gambaran sejarah marga Tarigan, Purba, dan Girsang versi Darwan Prinst.

      girsangardho.blogspot.com

      Wednesday at 9:37pm ·

    • Masrul Purba Dasuha Sementara untuk masalah Rambe. Dalam buku "Pustaha Taringot Tu Bangso Batak" karangan WM Hutagalung dijelaskan bahwa Toga Simamora mempunyai 4 orang anak, yaitu yg sulung Purba, Manalu, Debata Raja, dan bungsu Rambe (Tuan Sumerham). Begitulah sekilas kaitannya Pak Rudin, lalu dengan Marga Lumban Batu juga dikatakan ada kaitan dengan marga Purba, namun bukan kaitan hubungan darah melainkan dahulu Purba pernah mengadakan perjanjian dengan Lumban Batu. Fakta di lapangan keempat marga itu baik Simamora, Manalu, Debata Raja, Rambe, Lumban Batu memang menunjukkan sikap yg sangat baik kepada marga Purba. Apalagi marga Manalu dan Laumban Batu, wach saya pun sulit menggambarkan kebaikan mereka karena sudah saya rasakan sendiri. Justru malah sesama Purba Simalungun yg malah berhubungan biasa saja, dan ada pula yang saling bertikai.
      Wednesday at 9:48pm · · 1 person

    • Sardiman Purba Tongon doi saninakku huagan do autumang mangahaphon ai halani anggo marga Lumban Batu pakon Rambe on sangat mendekat do hu marga Purba tapi anggo sesama marga Purba kadang marsiseganan
      Wednesday at 9:59pm ·

    • Masrul Purba Dasuha Pada cabang marga Tarigan ada Jampang, Gondong, Cingkes, Ganagana, Pekan, Tegur, Kerendam, dan Sahing. Tapi mengapa pada cabang marga Purba Simalungun tidak ditemukan ini.
      Wednesday at 9:59pm ·

    • Tri Padukan Purba Mungkinkah yg paling dekat hubungannya adalah antara Purba Pak2 dgn Girsang?
      Wednesday at 10:20pm · · 1 person

    • Samson Girsang Sesuai dengan Ceritra tutun Temurun yang Kami Tahu...... bahwa Purba Pak-Pak adalah abang nya Girsang..... dan ini sejalan dengan Cerita Pardas ni GIRSANG di Naga Saribu yang konon Rencana nya mencari Abangnya yang sudah jadi Raja di Pematang Purba yaitu Purba Pak-Pak....Namun Belum sampai di Pematang Purba Sudah Betah Dia di Naga Mariah yang akhirnya Jadi Raja Naga Saribu yg sebelumnya oleh Marga Sinaga.......Sonaha Menurut Ham Sanina Masrul Purba Dasuha.....!!!
      Yesterday at 1:49am · · 1 person

    • Masrul Purba Dasuha Sanina Sudiman tongon do mmg ai bujur2 do morga na 5 in hubatta, tapi sibujuranni humbani haganupan morga na dua on ma Manalu pakon Lumban Batu, i hutatta bahat do Simamora tapi biasa do, nai homa Debata Raja ongga do juppahku sahalak, seng pala ipardiatei parsaninaon atak parapparaon. Sanina Padukan & Samson, benar Pakpak dan Girsang ini besar kemungkinan bersaudara, namun belum ada data yg saya temukan yg mengatakan mereka bersaudara atau abang beradik. Menurut hemat saya, Pakpak ini adalah bermarga Girsang, kemudian setelah sampai di Pamatang Purba lalu Girsang diganti jadi Pakpak karena dia berasal dari Pakpak, tepatnya di Tungtung Batu. Dlm buku2 yg ada baik yang diterbitkan oleh pihak Karo dan Pakpak, belum pernah ada diceritakan adanya cabang marga Purba atau Tarigan yang bernama Pakpak. Jelasnya Pakpak dan Girsang keduanya berasal dari tanah Pakpak. Namun kalau kita merujuk pada keterangan dari Darwan dan Darwin Prinst di atas, leluhur seluruh marga Purba yg ada baik di Simalungun, Karo, Toba awalnya bermukim di pegunungan yg kemudian berrubah jadi Danau Toba, dari sana mereka menyebar ke Pakpak dari Pakpak ke Karo dan Simalungun. Na ija ma na tongon on mulak hubatta ma na ija na patut porsayaotta...
      15 hours ago · · 1 person

    • Masrul Purba Dasuha Tambahan di tanah Pakpak, sebagai asal dari keduanya hanya Girsang saja yg ada, mereka menyebutnya Gersang kampungnya di Leku dan Tungtung Batu. Jadi tak pelak lagi kalau marga Girsang yg dari Tungtung Batu ini yang sampai ke Pamatang Purba, lalu disusul saninanya Girsang yg lain namun terhenti sampai Naga Mariah saja, yg kemudian menjadi Tuan Silimakuta.
      15 hours ago · · 2 people

    • Samson Girsang Sanina Masrul Purba @
      Ada Juga Beberapa Pendapat / Turi2an bahwasannya Bapaknya si Purba Pak-Pak dan Girsang ini ke Lehu hnya utk menenangkan Diri stlah ada Perselisihan di Kerajaan Silou...... -> Dan Stelah Orang Tuanya Meninggal, Mereka Sudah Dewasa, brangkat lah Siabangan ini (Purba Pak2.red) ke Simalungun utk Merebut Kembali Kerajaan yg pernah di tinggal kan Ayah Mereka..... -> Dan berpesan kpd Adeknya (Si Girsang.red).....Ingat Ketika Bunga ini nanti Mekar itu tandanya Saya sudah berhasil jadi Raja merebut kmbali yg seharusnya milik kita dan itu jg tandanya segeralah Kau menyusul Saya Ke Simalungun Ktnya.....!!!.

      Logika nya :
      Kerajaan Pematang Purba yp di Pegang Purba Pak-Pak tdk didapatkan melalui Peperangan / Perebutan tapi klo gk salah atas Pembagian Kekuasaan dari Kerajaan induknya yaitu Silou...... (jelas klo bukan ada hub keluarga atw Sedarah itu mustahil trjdi)

      Yg Ke Dua :
      Si Girsang, walaupun Dia brhasil memperoleh sbg Tuan Besar di Naga Mariah dari Mertuanya Sinaga..... Apa mngkin segampang itu Kerajaan Purba dan Silau memberikan Kekuasaan dan Daerah Mereka sbagian klo bukan ada hub Keluarga atw Sedarah.....?? (krn daerah Sinaga sblmnya hny sdikit saja, tapi stlah Si Girsang sbg Tuan sudah meluas )Lagi2 Imposible...... :) :)...,

      Sanina Marrul....Tolng di Gali lagi lebih dalam dan dalam lagi....!! He he he,....
      Horas Dinasti Purba Simalungun.

      11 hours ago via mobile ·

Thursday, 20 October 2011

Menjelajahi Group Parroha Sian Purba

Rustam Eduard PurbaParroha Sian Purba = Orang2 Bijak dari Timur, jgn salah mengartikan bahwa wadah ini bukan untuk saling mencaci maki, seharusnya kita bangga bahwa kata "Purba" tercantum di Bible (bahasa Batak) yang artinya "Timur", karna tidak ada kata lain yg sesuai dgn marga orang Batak yg tercantum dlm Bible, jd kepada pengguna page ini, terutama yg membahas tarombo/silsilah marga Purba, bila kita tau tarombo/silsilah beritahukan kpd yg tdk mengetahui spy mereka lebih paham dan tahu, jgn malah menyalahkan dan menghakimi. Untuk itu smua marga PURBA jadilah orang2 bijak, mauliate.......horas, horas, horas..........
.. · · · July 26 at 2:09pm


  • 4 people like this.

    • Rabbie Himawan Suhantoro Salam kenal amang uda, saya Purba No. 15 Pantomhobol, Tuan Didolok, Op. Tinambaan, Raja Mandosi. Saya lahir dan besar di perantauan bukan di Tapanuli/ Sumatera Utara. Kampung kelahiran (Alm.) Bapak saya di Sitinjak, Huta Torop, Pakkat, dimana banyak keturunan Op. Tinambaan tinggal.

      Susah emang menyatukan Purba2 disini, masing2 kekeuh dengan tarombonya masing, tipikal BATAK zaman dahulu, belom puas kalau aspirasinya tidak diterima.

      Mohon bimbingannya amang uda :)

      July 27 at 12:31am ·

    • Rustam Eduard Purba Mauliate ma amang, kita sdh sama2 tau tarombo dan tutur kita. Bagi yg mengetahui sedikit tarombo mungkin agak susah utk kita jelaskan. Tp yg jelas sebenarnya egoisme kita sesama marga Purba sangat kental, salah satu contoh diantara kita yg Pantomhobol (1. Tuan Di Dolok, 2. Pargodung, 3. Baligeraja) secara khusus keturunan Baligeraja yg ada di Tarutung merasa merekalah yg sihahaan (tertua) dan dgn beraninya dan tanpa mengingat tarombo itu mereka brani memanggil kita (keturunan Tuan Di Dolok dan Pargodung) adek yg seharusnya memanggil abang........., tp kalo kita jelaskan dgn seksama ada diantara mereka yg bisa menerima dan ada jg yg tdk terima dan alhasil mereka memanggil kita ampara. Sementara pengertian ampara itu sdh salah, ampara itu contohnya : kita dr Keturunan Tuan Di Dolok tp umur kita lebih muda dr keturunan Baligeraja (dlm hal senomor atau dibawah kita) nah kita Tuan Di Dolok yg berhak memanggil ampara kpd Baligeraja dan Baligeraja tetap hrs memanggil abang/amangtua kpd kita. Tp hal seperti itu td perlu terlalu kita permasalhkan lg, yg penting mari kita sesama marga PURBA saling menggali silsilah kita dan saling menghargai, jgn memperolok2 yg tdk tahu yg membuat ada jurang pemisah diantara kita, yg terpenting, bila kita jelaskan dpt diterima maturnuhun bila tdk terima apa boleh buat...............mari kita pererat jalinan parsaudaraan dan jadilah orang bijak..........., horas...horas..horas
      July 27 at 1:46am · · 1 person

    • Rabbie Himawan Suhantoro Terimakasih atas ulasannya amang uda, saya jadi tahu info2 yang belum saya ketahui sebelumnya. Horas di hamu sudena dohot keluargata, mohon maaf bila bahasa batak toba saya berantakan :)
      July 27 at 1:50am ·

    • Rustam Eduard Purba hahaha........yg penting ada usaha utk mengetahui budaya dan bahasa Batak........
      July 27 at 2:10pm ·

    • Par Pulo-Pulo Naoto do Antong molo songoni Bapak Tua.....sian dia dalanna Baligeraja gabe Sihahaan....Nga jelas-jelas Sianggian sude do molo Baligeraja di Pomparan ni Op. Raja Pantomhobol manang na Siampudan ni Oppung Raja Pantomhobol do molo Baligeraja....
      July 27 at 2:45pm ·

    • Rustam Eduard Purba Santabi amang parpulo-pulo pasopan saotik panghataionmu ate amang, molo di dok amang au na oto dang huterima i ate. Jotjot hupatorang angka partuturon tu angka anggi doli Baligeraja na di tarutung on alai godang dang terima, jala au pe dang hea terima molo didok anggia tu au bahkan molo didok ampara pe dang terima au disi, alai angka pomparan ni Baligeraja na ditarutung on do na oto jala bebal
      July 27 at 2:53pm · · 1 person

    • Par Pulo-Pulo Ndang adong hudok naoto Bapak Tua.....Tolong Bapak Tua Pahami Commenthu na diginjang......
      Sekali Bapak Tua....tolong diralat Comment Bapak Tua tentang kalimat "Santabi amang parpulo-pulo pasopan saotik panghataionmu ate amang" ai Ndang adong hudok bapak Tua na oto disi............
      ====================
      ondo hu dokkon ===>>>.....sian dia dalanna Baligeraja gabe Sihahaan....Nga jelas-jelas Sianggian sude do molo Baligeraja di Pomparan ni Op. Raja Pantomhobol manang na Siampudan ni Oppung Raja Pantomhobol do molo Baligeraja....

      July 27 at 3:31pm ·

    • Rustam Eduard Purba Denggan jolo patangkas jala jaha amang comment-mu, jala hucopy on sian commentmu : "Naoto do Antong molo songoni Bapak Tua.....sian dia dalanna Baligeraja gabe Sihahaan....Nga jelas-jelas Sianggian sude do molo Baligeraja di Pomparan ni Op. Raja Pantomhobol manang na Siampudan ni Oppung Raja Pantomhobol do molo Baligeraja...." au do na porlu meralat manang na ho do amang meralat hatami, mauliate
      July 27 at 3:36pm ·

    • Par Pulo-Pulo Nahumaksud Bapak Tua..........On do......pomparan ni Baligeraja namanggora Anggi/Adek/Anggia....tu Pomparan ni Tuan Didolok dohot Pargodung ondo Naoto.......................
      .sian dia dalanna Baligeraja gabe Sihahaan....Nga jelas-jelas Sianggian sude do molo Baligeraja di Pomparan ni Op. Raja Pantomhobol manang na Siampudan ni Oppung Raja Pantomhobol do molo Baligeraja....

      July 27 at 3:38pm ·

    • Par Pulo-Pulo na mangalusi Hata ni Bapak Tua sinakkin do ahu (secara khusus keturunan Baligeraja yg ada di Tarutung merasa merekalah yg sihahaan (tertua) dan dgn beraninya dan tanpa mengingat tarombo itu mereka brani memanggil kita (keturunan Tuan Di Dolok dan Pargodung) adek yg seharusnya memanggil abang.........)
      alana ahu sendiri pe Ndang terima molo di dok Baligeraja tu Tuan Didolok dohot Pargodung Anggi/Adek/Anggia ido maksud hu......
      alai Pittor didok Bapak Tua =======Santabi amang parpulo-pulo pasopan saotik panghataionmu ate amang====

      July 27 at 3:42pm ·

    • Par Pulo-Pulo Ndang adong husurathon disi =====
      Naoto do ho attong Bapak Tua.........
      Alai.....Naoto do Antong molo songoni Bapak Tua...

      July 27 at 3:43pm ·

    • Rustam Eduard Purba di ulangi amang do muse : "Naoto do Antong molo songoni Bapak Tua".............na humaksud amang, unang ma hita paoto-otohon dongan jolma, mauliate
      July 27 at 3:51pm · · 1 person

    • Par Pulo-Pulo maksud nihatakki Ndang na mandok Bapak Tua......Namandokkoni do naoto (naso mamboto tarombo nai.....)
      July 27 at 6:39pm ·

    • Wansen Eisenhower Purba alai tu hamu akka bapatua, haha doli dht akka na ihot di tarombo ni Purba, ml di buku Tarombo Purba Pantomhobol anak na tolu (Tuan Didolok, Pargodung dht Baligeraja) asa masi patakkasan muse hamu tu anggi doli muna asa rap mangantusi hita saluhutna . . . mauliate
      July 29 at 2:03am · · 1 person

    • Rustam Eduard Purba Par Pulo-Pulo, mauliate ma amang molo songoni maksudmu, na hurimpu do amang mandok tu au naoto, sasitongna kalimatmi ikkon songonon ma nian amang "Na oto do antong molo songoni "halaki" Bapak Tua", gabe salah tanggap au amang, molo tung salah pengertian pe au parjolo amang dang alani ni muruk, jala dang ala ni sogo ni roha, asa i do tabona di hita marmadongan tubu, marsipatorangan di angka na humurang, asa lam tudengganna, horas ma dihita saluhutna.
      July 29 at 1:00pm ·

    • Rustam Eduard Purba Wansen Eisenhower Purba, horas amang, molo au Pomparan ni Op. Raja Pantomhobol, Tuan Di Dolok, No. 14 (sian Purba). Jadi molo di hami haha dolimuna Pantomhobol (Tuan Di Dolok, Pargodung, Baligeraja) diboto be do partuturonna ise sihahaan jala ise sianggian. Alai adong do namasa, tarlumobi di anggi doliku Baligeraja di Tarutung on, sipata dang tarjalo nasida molo nidok anggia manang na maila do ra nasida molo ni dok anggia. Adong do sian Pomparan ni Op Baligerja naung marhuta di tarutung on, jala marlaku do di nasida "Raja Huta", jala mangihutma anggi dolita Sigulangbatu naung ojak marhuta di tarutung on ima di Desa Simamora. Ra, na sai diingot mungkin Pantomhobol do si hahaan sian Sigulangbatu, alai dang diingot na adong haha doli na 2 nai sian Pantomhobol (ima Tuan Di Dolok dht Pargodung), jotjot do sai pinatorang tu nasida songon ruhut2 ni partuturon i, godang do nian naung mangantusi, jala adong na tdk mau tau jala gabe mamereng sian umurma nasida laos gabe manjouhon ampara. Jotjot do pinatorang lapatan ni "ampara" on, alai tetap do dang tarjalo nasida, jd songon na ni dok amang Par Pulo-Pulo, naoto ma tutu nasida nasomamboto tuturna. Jala molo nisukkun muse ma nomor piga ma nasida, gabe laos bigung muse ma nasida. Laos songoni do adong piga2 na nijumpangan sian Pomparan ni Op Raja Parhorbo dohot Sigulangbatu, olo do sipata didok "ampara" tu iba sandiri, hape nga pinaboa iba pomparan ni Op Raja Pantomhobol, alai molo pinatorang lapatan ni ampara lam mangantusi do nian nasida, antar songoni do sipata namasa di Tarutung on, mauliate. Horas......horas.....horas
      July 29 at 1:27pm · · 1 person

    • Wansen Eisenhower Purba ema tutu
      July 29 at 9:28pm ·

    • Wansen Eisenhower Purba ema tutu bapa tua, anggiat lam takkas muse tu joloan on ate bapa tua


Wednesday, 19 October 2011

Menjelajahi Group Parsadaan Purba Simalungun

Masrul Purba Dasuha Purba ai ma sada morgani Simalungun, na manggomgom 4 harajaon i Simalungun ai ma Dolog Silou (Purba Tambak), Panei (Purba Sidasuha), Purba (Purba Pakpak) pakon Silimakuta (Purba Girsang). On ma cabang-cabang morga Purba i Simalungun, Tambak, Sidasuha, Sidadolog, Sidagambir, Sigumonrong, Silangit, Sihala, Siboro, Pakpak, Girsang, Tua, Tambun Saribu, Tanjung, Tondang, Manorsa. Dong do saninatta na lahou hu Karo ai ma morga Karokaro Purba. Tapi anggo pajuppah kita pakon sidea seng pala sai sakkan parsaoranni, tak aha do penyebabni ai padahal humbatta do sidea roh. Dong do homa morga Purba i Toba, na marhuta i Dolok Sanggul, cabang-cabangni Sigulang Batu, Parhorbo, Pantom Hobol. Seng na botoh naha do kaitanni Purba Toba pakon Purba Simalungun, anggo sidea makkatahon hun sidea do hita roh, tapi lape dong bukti na gogoh lahou pasintongkon ai. Diatei Tupa ma

    • Jaberkat Purba anggo artini hata "purba" go lang salah, timur do kan ?
      jadi huta ni purba, atap marga purba roh hun timur do, jadi topat do na ihatahon ni abang RHP on. jadi songon na ipadas ni sanina MPD, sidea na i dolok sanggul ai pe, hun hutanta do hasusuran ni sidea.
      tinggal mangurut hasusuran nami mando, purba pakpak .. hehehehe.. urupi nasiam.. :) :) :)

      October 10 at 5:40pm ·

    • Risnawaty Purba Sidagambir boto diatei tupa da...horas
      October 11 at 8:39pm ·


      Sardiman Purba Memikul marga PURBA itu sangatlah berat tantangannya dizaman yang serba unik ini karena PURBA adalah keturunan raja yang pada zaman penjajajhan dia tidak mau berpolitik dan sifatnya membela kebenaran dan satria dan tidak mau nepotisme....kita harus bangga dan mempertahankan terus bahwa sulit mencari marga Purba yang bermasalah dan tidak mau membuat masalah hanya dipermasalahkan dan dia sanggup hidup dan mau bersama siapa saja...Mohon maaf apabila hal ini tidak berkenan atau tidak sesuai dihati saninaku semuanya hal ini bukan untuk mengecilkan akan tetapi Hanya untuk memacu kita harus bersatu PURBA memang benar Punya Renca Baik dan Pilihan Untuk Orang Banyak jadi saran cukup PURBA embel embel ujungnya disimpan papodas hita baen hita organisasini Tumpuan PURBA ...


      Rado Purba Sidagambir Tuan Timbangan radja Purba Tambak (Raja Silou Dunia) + Puang Bolon Bunga Solei Barus Panakboru Sibayak Barusjahe.., Tuan Timbangan Purba tambak on 2 do anak ni.., na siganjangan aima Tuan Rubun Dolog Silou Purba Tambak Lombang dgn Puang Bolon Panakboru Raya Br Saragih Garingging.
      sada nari aima Tuan Suha Bolag Purba Sidasuha (raja panei I) + Puang Bolon Br Damanik Bou Siattar..
      marsanina do Tuan Rubun Purba tambak lombang pakon Tuan Suha Bolag Dasuha (raja panei 1)..
      jadi halani dong perselisihan i harajaon dolog silou, misir ma Tuan Suha Bolag, ia ma na membangun harajaon panei..
      dob ai, waktu raja panei V memerintah, martambah ma usei keturunan Purba, ai ma muncul Purba sidadolog (tuan dolog masagal) marsanina do ia pakon putra mahkota raja panei VI pakon na sietekan Purba sidagambir..
      anggo Purba sidagambir sanina ni do Purba sidadolog, tapi halani dong kesalah pahamnan antara Tuan dolog masagal pakon sanina ni Purba sidagambir, misir ma sidagambir membuka partuanon baru na ibere sanina ni putra mahkota raja panei VI i daerah rajaihuta..
      i rajaihuta terjadi homa perebutan kekuasaan i keturunan purba sidagambir, merantau ma sidea hu raya huluan i daerah dolog pardamean (dolog huluan sonari)., dong lima keturunan purba sidagambir na manrajai partuanon dolog huluan..

      on ma turi -turian na hu botoh..
      jadi sada leluhur do hita Purba tambak lombang, purba dasuha, purba sidadolog pakon nasietekan purba sidagambir..
      keturunan raja timbangan dolog silou do gabup ai..
      · · · October 15 at 5:17pm


    • Samson Girsang and 3 others like this.

    • Rado Purba Sidagambir
      eak bapanggi..
      aku belum tau sebenarnya awal sejarah kerajaan purba kita ada dimana..
      aku ingin tau dimana pusat kerajaan Purba simalungun..
      pikiran ku pasti ini adalah keturunan atau bersaudara, tetapi aku memang belumpernah menjumpai pustaha asli (naskah kuno tentang kerajaan purba simalungun...
      apalagi yang berhubungan, Purba tambak, purba dasuha, purba sidadolog dan sidagambir..
      aku ingin tau dan meneliti kelak bapanggi..

      Diatei tupa..
      HORAS..

      Monday at 8:34pm ·

    • Masrul Purba Dasuha Ai ma rado, mmg porlu do sikajion ulang pasal morgatta on
      Yesterday at 10:59am ·